Rabu, 25 November 2009

BICARALAH SEBAGAIMANA ORANG BERIMAN BICARA

"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka hendaklah ia bicara yang baik atau diam." (HR. BUKHARI & MUSLIM)

Sebagian kaum muslimin kurang tepat dalam memahami maksud hadits di atas; yaitu dengan menganggap sama kedudukan keduanya itu. Yaitu antara bicara baik dan diam. Padahal bukan begitu dalam memahami hadits agung tersebut. Bagaimana bisa kita beranggapan bahwa berkata kebenaran untuk menghapus kedzaliman; berkata kebenaran untuk mengikis kesesatan; dan berkata bijak untuk menangkis argumen orientalis itu sama dengan diam?

Islam yang mulia ini menganjurkan pemeluknya untuk berbicara yang baik-baik.

0 umpan balik:

Posting Komentar