Yang tak berupa uang
Namun ialah iman
Yang terbungkus cantik keistiqomahan
Istiqomah yang berarti konsisten..
Begitu sulit untuk menjaganya tetap bersemayam dalam hati
Istiqomah yang berarti laju yang komit...
Begitu besar pengorbanan agar ia mengiring langkah yang pasti
Istiqomah yang berarti perubahan..
Begitu susah sehingga banyak yang mandek di tengah jalan
Ya Rabb, inikah jalan yang mustahil?
Atau pendakinya bukan dari golongan manusia?
Sebegitukah resiko bagi kami yang teguh?
Maka, belilah iman dan jihad kami dengan jannahMu
Kami yang telah tahu gambaran jannahMu itu
Terkadang masih ragu dalam menata langkah maju
Kami yang telah paham pahala syahid di jalan keimanan
Terperosok dalam kebimbangan kerena iman kami masih tambal sulam
BAHWA BIDADARIMU ITU BEGITU JELITA...
Kami tahu... Bahkan kami juga bercita meenjadi pendampingnya
Namun keburaman kami terhadap jalan menuju ke sana
Menjadikan kami terpancang dalam beribu kebungkaman
BAHWA JANNAHMU ITU SELUAS LANGIT BUMI
Kami sadar dan memahami
Bahkan kami pun terus merajut mimpi
Menjadi bagian daripada penduduknya yang abadi
Namun...
Sekali lagi was-was setan menyerbu kami
Untuk menunda perjalanan dan tetap berhenti
Ooo.. Allah.. Laa tu'akhidzniii...
Jangan Kau hukum kami
Begitu kami senantiasa memelas menghiba
Agar adzab tak menyapa kami
Kami yang hampir putus asa ini
Datangilah kami dengan segenggam cahaya syurgawi
Kami yang di tepi jurang kenestapaan
Hampirilah kami dengan secawan hidangan keimanan
Kami yang merindu tanpa merenda
Rajutan cinta sebagaimana Nabi menoreh cerita
Kami yang memendam harap ke-khasyah-an
Giring kami menuju haribaanMu dengan penuh kehangatan
Ya Muhyi..
Berilah kami kesempatan mempershalih diri
Ya Mumit..
Matikan kami dalam pelukan Islam
Ya Rahiim..
Sayangi kami sebagaimana Kau menyayangi hamba-hambaMu yang shalih
Ya Rahmaan...
Dengan rahmatMu, kulanjutkan hidup..
Pejuang Di Ranah Gemerlapan,
Fateeh
6 Syawwal 1431 H







