This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 19 September 2010

Dengan RahmatMu Kulanjutkan Hidup

Duhai betapa sulitnya menjaga harta simpanan
Yang tak berupa uang
Namun ialah iman
Yang terbungkus cantik keistiqomahan

Istiqomah yang berarti konsisten..
Begitu sulit untuk menjaganya tetap bersemayam dalam hati
Istiqomah yang berarti laju yang komit...
Begitu besar pengorbanan agar ia mengiring langkah yang pasti
Istiqomah yang berarti perubahan..
Begitu susah sehingga banyak yang mandek di tengah jalan

Ya Rabb, inikah jalan yang mustahil?
Atau pendakinya bukan dari golongan manusia?
Sebegitukah resiko bagi kami yang teguh?
Maka, belilah iman dan jihad kami dengan jannahMu

Kami yang telah tahu gambaran jannahMu itu
Terkadang masih ragu dalam menata langkah maju
Kami yang telah paham pahala syahid di jalan keimanan
Terperosok dalam kebimbangan kerena iman kami masih tambal sulam

BAHWA BIDADARIMU ITU BEGITU JELITA...
Kami tahu... Bahkan kami juga bercita meenjadi pendampingnya
Namun keburaman kami terhadap jalan menuju ke sana
Menjadikan kami terpancang dalam beribu kebungkaman

BAHWA JANNAHMU ITU SELUAS LANGIT BUMI
Kami sadar dan memahami
Bahkan kami pun terus merajut mimpi
Menjadi bagian daripada penduduknya yang abadi
Namun...
Sekali lagi was-was setan menyerbu kami
Untuk menunda perjalanan dan tetap berhenti

Ooo.. Allah.. Laa tu'akhidzniii...
Jangan Kau hukum kami
Begitu kami senantiasa memelas menghiba
Agar adzab tak menyapa kami

Kami yang hampir putus asa ini
Datangilah kami dengan segenggam cahaya syurgawi
Kami yang di tepi jurang kenestapaan
Hampirilah kami dengan secawan hidangan keimanan
Kami yang merindu tanpa merenda
Rajutan cinta sebagaimana Nabi menoreh cerita
Kami yang memendam harap ke-khasyah-an
Giring kami menuju haribaanMu dengan penuh kehangatan

Ya Muhyi..
Berilah kami kesempatan mempershalih diri

Ya Mumit..
Matikan kami dalam pelukan Islam

Ya Rahiim..
Sayangi kami sebagaimana Kau menyayangi hamba-hambaMu yang shalih

Ya Rahmaan...
Dengan rahmatMu, kulanjutkan hidup..

Pejuang Di Ranah Gemerlapan,
Fateeh
6 Syawwal 1431 H

Kamis, 09 September 2010

Dari Perjuangan Menuju Kemenangan

Tiga puluh hari menjelang..
Kita mulakan menata semangat
Perbekalan menuju bulan rahmat
Dari jasmani, ruh, fikir yg sehat
Tak lain agar melalui dg selamat

30 hari di hadapan..
Sedapat mungkin menata harapan
Mengumpulkan cita yang terserak di dipan dipan
Agar iman tetap menjaga badan
Agar perjuangan tetap dilazimkan

30 hari menapak..
Melatih diri agar tak hidup berwahyukan nafsu
Mengasah fikri agar setajam sembilu
Menggiat jasadi agar tak sayu
Menjernih hati dari polutan dan debu

30 hari menengahi..
Mengatur ritme ibadah agar teratur
Menjaga syukur meski tubuh tersungkur
Karena jiwa ini sering lupa bertafakkur
Sehingga lupa membiarkan jatuh ke kubangan lumpur

30 menuju akhir..
Istighfar yg sering kumungkir
Melewati malam sering tanpa dzikir
Kesibukan dunialah yg menjadi lukir
Mungkin karena barang sejenak lupa berpikir?

30 hari memungkas cerita
Sudahkah kita berhak diwisuda?
Untuk pantas meraih gelar takwa?
Merapat di kantata mulia
Dipuji Allah dan semua makhlukNya?

30 hari nyaris terlewat..
Biarlah hati yang penuh karat
Setidaknya kembali sehat
Untuk pembimbing menuju jalan selamat
Berjaya sekarang dan kelak di akhirat

Rabu, 14 Juli 2010

Sehat itu Tak Dirasakan Kecuali Oleh Mereka Yang Sakit

Apapun itu, baik nikmat maupun musibah, kita dituntut untuk cerdas meraih ridho dan pahala Allah. Karena di saat apapun ada amal-amal utama. Maka gak ada kata men'tabdzir'kan setiap keadaan tanpa pahala. "Sungguh menakjubkan setiap urusan orang mukmin itu. Ketika dia mendapat nikmat ia bersyukur, dan saat mendapat musibah ia bersabar. Keduanya itu baik baginya." (Al-hadits)
Mukmin itu meski tanpa nikmat lainpun tetap paling beruntung. Setidaknya karena ia sudah mendapat 'member card' yang 'under God's license' yang berharga yang nantinya sebagai modal awal untuk bahagia selamanya di jannah.
Maka tak ada keluh setelah ini. Tak ada hujatan setelah ini. Semua ada ladang kebaikan. Semua ada sumber kebahagiaan.
Hargai nikmat iman ini dan syukuri dengan banyak beramal shalih. Jangan baru ditangisi ketika lenyap dari hati. Kendati kecil harus disyukuri. Karena harga iman baru dirasakan kala orang itu meninggal tanpa tertoreh di hatinya kalimat 'laa ilaha illallah."
Karena, "Sehat itu tak dirasai kecuali oleh mereka yang sakit."

Senin, 10 Mei 2010

Dosa Besar: Timbunan Dosa Kecil yang Disepelekan

Naif. Sungguh naif bagi yang merasa dirinya suci di saat orang-orang mukmin di belahan bumi lain menangis karena merasa paling berdosa dan menganggap besar dosanya.

Kesalahan memahami esensi pengidentifikasian dosa bisa menyeret orang itu ke lembah penyepelean. Dan apa yang lebih berbahaya selain kalau sudah menganggap remeh dosa-dosa yang diperbuatnya terhadap Rabbnya.

Orang mukmin itu menganggap besar dosanya ibarat gunung tinggi menjulang dan siap menimpanya. Dan pendosa (fajir) itu menganggap remeh dosa-dosanya layaknya lalat yang hinggap di hidungnya lalu diusirnya.

Bukan terlalu melebihkan tapi sesuai porsinya saja. Setiap berbuat suatu dosa, seorang mukmin hendaknya segera mengiringkan kata taubat dan niat untuk menghentikannya. Seperti inilah cara 'menganggap besar' dan 'tidak menyepelekan'. Kalau sebaliknya, maka pintu maghfirah Allah rasanya akan semakin menjauh.

Jangan putus asa saat berdosa, justru segera bangkit minta ampun kepadaNya dan memulai langkah keshalihan baru. Karena dosa akan terampuni semua selama diistighfari dan tak disepelekan. Dan ingatlah selalu bahwa setiap kita bermaksiat, Allah cemburu kepada kita. Cemburu karena hambaNya sudah bermain-main di pekarangan yang Dilarang-Nya.

Keep optimize. Dont give up. Life's just once, so make it in Allah's willingness.

Kamis, 29 April 2010

Kesuksesan Kolektif

Tak sengaja saat tidur qoilulah sebelum dhuhur tadi, mendapat bunga tidur tentang hal yg sangat spesial. Mungkin ini solusi kebuntuan usahaku. Yap, selama ini saya kesulitan memikirkan bidang apa yang mau saya tekuni dan menjadi sumber penghasilan buatku.

Terjawab sudah mungkin wa insyAllah pertanyaan kalut ini. Dan siapa tahu kalau bunga tidur ini berkah untuk mencari ma'isyah.
Itulah yang saya tulis sebagai judul di atas, "Keberhasilan Kolektif." Apa itu? Tenang sebelumnya saya ajak muter-muter di samudra argumentasiku.

Kata ini mungkin kristalisasi dari konsep kejayaan yang telah saya ketahui. Sebelum saya menulis di blog ini, saya ingat memori yang telah lama dan hampir sirna. Karena sepelenya hampir-hampir kulupakan. Tiada guna mengingatnya. Yaitu sebuah kardus bekas yang tertera tulisan, "Sukseslah bersama orang lain.", mengisi salah satu sisinya.
Saat itu belum kupahami maksudnya, sehingga kuabaikan saja.

Baru sekarang quote itu kusadari makna terdalamnya. Dengan bekerja bersama atau mengajak orang lain sukses bersama kita itulah kesuksesan sesungguhnya.

Sudah terwakili kan definisi yang ingin saya jelaskan tadi dengan saya ajak muter2 dulu barusan? Ok. Satu pesan terakhir, "Janganlah kamu takut dan bersedih, karna kamulah yang lebih mulia, jika kamu adalah seorang mu'min."

Rabu, 14 April 2010

Jadilah Da'i bagi Ummat ini...

Duhai jiwa yang lalai
Akankah kau kembali
Mengingati dengan hati
Kalam Rabbul izzati

Bahwa setiap yang hidup
Pasti akan mati
Tak terkecuali engkau sendiri

Kau telah meneguhkan dirimu untuk mengemban urusan ini
Dakwah ke jalan ilahi yang Dia ridhoi
Bukan jalan yang sesat dan dimurkai

Kau pun telah menyandang baju putih
Baju keimanan dan ketakwaan
Tak banyak orang yang menyerupaimu
Karena amat beratlah konsekuensi yang akan menyapamu

Ujian, cobaan, cercaan, hinaan, hujatan, siksaan, bahkan kematian
Adalah syarat yang mewarnai pilihanmu itu

Jangan takut atau gentar
Memang yang namanya baju putih akan begitu nampak jika terkena noda sedikit saja
Dan banyak orang yang mengingatkanmu
Dengan begitu kau akan segera membersihkannya

Daripada baju hitam yang kau sandang
Noda sebanyak apapun
Tak ada orang yang mengetahui
Sehingga kan kau biarkan menempel terus menerus

***

Dan ku sadari jalan (Allah) ini
Kan penuh onak dan duri
Jalannya tebing dan jurang yang curam
Maka mengapa tidak kau pilih jalan yang menanjak ini?

Padahal ada sungai yang mengalir di seberang sana
Sungai susu, yang tak akan pernah basi
Sungai madu, yang lezatnya tak mau pergi
Sungai arak, yang tak memabukkan lagi

Juga bidadari yang sedang bertelekan di atas dipan-dipan
Matanya berbinar bak surya menyingsing fajar
Elok parasnya yang tak dimiliki wanita di dunia
Yang keperawanannya tak tersentuh makhluk manapun juga

Masih kurangkah semua itu sebagai motivasi
Untuk meraih jannah yang kekal abadi
Untuk menghindar dari naar yang dipenuhi gejolak api
Untuk memandang dzat Allah tanpa ada hijab yang menutupi

***

Wahai jiwa yang rindu pertemuan dengan Rabbnya
Iman dan istiqomah adalah kuncinya
Sebagaimana anbiya wal mursalin meneladankannya
Juga syuhada yang berkorban untuknya

Ingat, iman adalah harga mati
Harga tertinggi di dunia dan akhirat nanti
Barang berharga yang harus kita jaga dengan hati-hati
Walau nyawa melayang, harta dirampas, kehormatan diinjak, asal ia tetap dihati

Itu semua adalah mahar untuk bidadari
Sebagai bukti kesungguhan diri
Menjadi abdi bagi Allah Yang Maha Terpuji

***

Bukan siapa-siapa yang menakdirkan kita hidup
Melainkan hanyalag Dia Sang Maha Pencipta
Bisa dikatakan kita terlanjur hidup di dunia
Karena tiada yang menghendaki kecuali Rabb Yang Maha memelihara

Bukankah kita memasuki fase kehidupan di dunia ini dengan baik?
Maka apakah tidak seyogyanya kita keluar darinya dengan baik pula?
Ucapkan dengan lantang:
'Isy hamidan au mut syahidan… Allahu akbar!!

Magetan, 1 Syawwal 1430H

Kata Sahabat


"Sesungguhnya di sebagian 'al-bayan'(penjelasan) itu terdapat sihir." (Sabda Rasulullah SAW)

Hanya kata yang tersimpan di dalamnya ruh-lah yang bisa memicu gerak bagi manusia selainnya. Begitulah kiranya manfaat kata-kata dalam kehidupan ini.

Berikut sebagian kata-kata mutiara yang dikirimkan via sms oleh sahabat-sahabatku yang kuterima beberapa saat sebelum Ujian Nasional SMA-ku dulu yang sempat aku dokumentasikan--lebih banyak lagi yang hilang.

Simak ya, barangkali antum ikut termotivasi...

Sunday, July 26, 2009
6:55 PM


• Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.. Dialah ladang hati yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terimakasih. Dan dia pulalah naungan dan pendiangmu karena kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian… ;-)
• Tahu gak nikmat bersin.. Kalo terlalu keras, maka tulang iga akan retak. Namun pabila ditahan, maka pembuluh darah akan pecah. Akibate akan terjadi pendarahan dalam dan juga menimbulkan kematian.
• SahabatQ… Jika ku mati di malam ini.. Seribu syukur takkan selesai tersampaikan atas puluhan rahmat di hari ini. Dimulai dari ku buka mata hingga gelap menyergap. SahabatQ… jka ku mati dimalam ini, dan andai sempat syukur dipanjatkan. Syukur atas satu rahmat tak ternilai. Maka ku akan tersenyum dalam tidur penjagaku. Dan akau akan tersenyum pula saat menghadap sang Kholiq nanti. Sahabatku… jika ku mati di malam ini.. Rahmat tak ternilai itu adalah rahmat telah diberikan atas sahabatku. Di mana ia masih setia membimbingku. Hingga ku tetap istiqomah di jalan dakwah ini. Sahabatku… Terima kasih…
• Fulan berkata, "Assalamu alaikum, ya akhi. Saya Fulan dan saya berharap ketika suatu saat antum mendengar nama ane, antum akan berkata 'itu saudaraku'. Hingga kita saling mendoakan. Syukron, Wassalamu alaikum."
[Wahyu]


• Allahumma baarikli fi Rajab wa Sya'ban wa balighna Ramadhan
Kerinduan ini semakin dalam padaNya. Perbanyak baca Qur'an dan amal shalih. Ikhlashkan semua kesalahan saudara kita..
• Sejatinya hidup untuk mencari kebenaranNya. Mencari kelemahan diri dan memperbaikiNya. Apa yang kau berikan hingga kau merasa pantas untuk diberi olehNya dan mencintai hingga kau dicintaiNya.
• Biarlah hanya Allah yang menyemangati qita sehingga tanpa sadar setiap peristiwa menjadi teguran atas ketidak ikhlasan kita. Cukuplah Allah yang memelihara ketekunan kita, karena perhatian manusia kadang mengaburkan keikhlashan. Semoga Allah menjadikan qita pribadi yang bermakna, yang saat berbaur mampu menyemangati yang lain. Saat sendiri mampu menguatkan diri. Afwan akhi, hanya refleksi dari diri ini..
• Ke manapun kaki melangkah, di manapun tanah tertapak.. Selama masih ada iman di hati, darah muslim berdetak.. Perjuangan tidak akan pernah terhenti.. Tegakkan agama Allah
• Dalam mengarungi hidup ini pasti ada yang melemah dan menguat. Upgrade diri sebuah keniscayaan, kemauan, keikhlashan dan usaha-lah yang dibutuhkan *Bangkit, Harapan itu Masih Ada*
• Liburan?? Enaknya ngapain ya?? Yuk rehat dengan bersih diri, bersih hati dan bersih iman.. Review semua hal yang membuat kita senang..Jalin ukhuwwah dengan semua ikhwah yuk! Semangat pagi..
[Borhan]


• Assalamu alaikum.. Jika engkau menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu, tetep berdo'a dan belajar, n tetep semangat, percaya bahwa Allah selalu bersama kita
[Rizky]


• Ya Rabb, perkayalah saudaraku dengan ilmu, hiasi hatinya dengan kesabaran, muliakan wajahnya dengan ketaqwaan, perkuat fisiknya dengan kesehatan dan udahkan baginya dalam menghadapi setiap ujian, AMIIN.
[Mursyid]


• Bersemangatlah untuk meraih apa yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan merasa lemah. (HR. Muslim)
[Udin]


• Janganlah kau bermain dengan handai taulan di darat karena di sana melodi kehidupan berjalan lambat. Terjunlah kau ke samudra. Lawanlah ombak gelombang, perjuangan belum berhenti. Siapa yang bergerak dia akan di depan dan siapa yang berhenti maka akan tertindas. TETAP SEMANGAT
• Putih abu-abu sebagai awal persahabatan kita.. Mungkin nanti qita tak menyandang itu lagi.. Tapi ku tak ingin putih abu-abu sebagai akhir persahabatan qita.. Qu ingin.. Kafan putih yang mengakhiri persahabatan
kita...
[Sandi]


• Jalan panjang itu bernama keh!dupan.. satU fase yang harus dilalui dengan satU nilai ibadah..bukan dengan keluh kesah apalag! Air mata, jika cita2 tak sesuai dengan realita, jalan panjang yang ditempuh dengan langkah yang tegak, bila terjatuh jadinya rehat sebagai muhasabah.. Qita yang sempat lalai, semoga segera bangkit dan bergerak .. Qita yang selalu mengeluh semoga hanya mengeluh kepada-Nya..
[Heri]


• Tiga hal dalam hidup yang takkan kembali:
Waktu
Kejadian
Kesempatan
• Tiga hal dalam hidup yang jangan sampe hilang:
Kehormatan
Harapan
Kejujuran
• Dan tiga hal dalam hidup yang paling berharga:
Cinta
Kepercayaan
Dan..
Persahabatan..
[NN]



• Assalamualaikum, specially the jundullah FOSIPA. "Met UAN" We wish (yang bener nih: hope) U get the luck, study hard & be the best cz the world is ours!!! Ma'an Najah - Hamasah!
[Yuli ]







• Hamparan waktu terkikis dengan kesia-siaan. Perlahan tapi pasti, dihabiskan oleh bertambahnya umur. Hanya dengan amal kebaikan, berlalunya waktu akan menjadi sesuatu yang berharga. Keep IstiqOmah :-)
• Hidup adalah belajar. Belajar bersyukur meski tak cukup, belajar ikhlash meski tak rela, belajar taat meski berat, belajar memahami meski tak sehati, belajar bersabar meski terbebani, belajar setia meski tergoda, belajar dan terus belajar. Meski keyakinan setegar karang, tapi sudah menjadi kodrat jika hati seperti air laut, bergelombang, pasang surut dan sering terbawa arus. Maka dari itulah kita harus tetap belajar. Belajar untuk tetap berada di jalan yang benar! Belajar menjadi lebih baik! Keep istiqOmah..! :)
• Jikalau derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya, maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa sedang ketegaran akan lebih indah dikenang nantinya.. Jikalau luka kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya… (Some text missing)
• Assalamu alaikum ikhwah fillah, semoga kecintaan kita ke Sang Pemilik Cinta membawa kita pada keikhlashan dalam berdakwah, motivasi dalam beramal, kuat dalam leistiqomahan. Semoga kejujuran hati kita dan diri yang jauh dari kesempurnaan dapat menjadi pribadi yang lebih baik dari kemarin… semangat pagi!!
• Tanda-tanda kebahagiaan dan keberuntungan: PERTAMA, setiap ilmunya bertambah, bertambahlah tawadhu' dan kasih sayangnya. KEDUA, setiap amalnya bertambah, bertambah pula rasa takut dan berhati-hatinya. KETIGA, setiap kali umurnya bertambah, berkuranglah ketamakan dankerakusannya. KEEMPAT, setiap hartanya bertambah, bertambah pula kedermawanan danpengorbanannya. KELIMA, setiap kedudukannya bertambah, bertambah pula kedekatannya kepada sesama manusia, memenuhi keperluannya dan rendah hati terhadap mereka. SEMANGAT! :-)
• Dakwah ini tidak mengenal sikap ganda. Ia hanya mengenal satu sikap totalitas. Siapa yang bersedia untuk itu, maka ia harus hidup bersama dakwah & dakwah melebur dalam dirinya. Sebaliknya, barangsiapa yang lemah dalam memikul beban ini, ia terhalang dari pahala besar mujahid dan tertinggal bersama orang-orang yang duduk. Lalu Allah akan mengganti mereka dengan generasi lain yang lebih baik & lebih sanggup memikul beban dakwah ini. (Imam Hasan Al-Banna) Ikhwah, mari bergerak ato tergantikan!!!
• Semoga Allah memberi sebuah pelangi di setiap badai, sebuah senyum di setiap air mata, sebuah perlindungan di setiap cobaan, seberkas sinar di setiap penglihatan dan jawaban di setiap doa. Maaf atas khilaf ane.
• Seringkali pertanyaan, keluhan ini terjadi pada kita: KENAPA AKU DIUJI? "Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan 'kami telah beriman', sedang mereka tidak diuji lagi?" [Al-'Ankabut:2]; KENAPA UJIAN SEBERAT INI? "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." [Al-Baqarah:286] TAPI Q TIDAK KUAT BERTAHAN? "Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah kecuali kaum yang kafir [Yusuf:87] Semoga apapun ujian yang kita hadapi selalu dimudahkanNya. Amin.
• Soal kemenangan adalah janjiMu, yang sedikitpun kami tak pernah ragu… ikhwah fillah… sekarang saatnya berdoa, bermunajat dalam qiyamul layl.. Mohon kemenangan dar Allah.. Jangan lupa istighfar.. Mungkin di antara langkah-langkah dan tingkah kita ada khilaf dan salah.. Allahu akbar walillahil hamd.
• Kita hidup di hari ini karena kemarin kita berharap hidup di hari ini. Qita hidup di hari esok karena hari ini kita berharap hidup di hari esok.. Untuk hidup di hari esok, kita harus memaksimalkan hari ini, untuk memaksimalkan hari ini maka perlu adanya kerja keras. Dan kerja keras tu pasti ada tantangan. Maka dari itu qt hadapi semuanya di hari ini dengan "senyuman". Senyuman yang penuh keikhlashan.
• Kita semua punya mimpi-mimpi besar dan mimpi-mimpi besar itu benar-benar berbeda dengan khayalan dan angan-angan. Terkadang kita harus berani bersikap untuk berpijak pada realitas serta menentukan langkah terbaik. Karena kemenangan hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang berani. Dan diraih oleh orang-orang yang ikhlash. Semangat!
[DR]


• Puasa Sya'ban sebagai pengagungan bagi bulan Ramadhan. Barangsiapa berpuasa hari Senin di bulan Sya'ban, maka dia akan diberi ampunan. Dari Nabi shalallahu alaihi wasallam, Sya'ban adalah bulanku, Rajab adalah bulan Allah, dan Ramadhan adalah bulan umatku. Sya'ban adalah penghapus (dosa) sedang Ramadhan adalah penyuci. Beliau juga bersabda, Sya'ban adalah bulan antar Rajab dan Ramadhan, banyak orang yang melupakannya. Pada bulan itu amal perbuatan manusia diangkat menghadap Tuhan Semesta Alam dan aku (Muhammad) ingin amalq diangkat sedang aq dalam keadaan puasa.
• Persahabatan adalah satu jiwa dalam dua raga… persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru qt sadari setelah kita kehilangan.. Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu dan akan kembali menyanyikan kembali tatkala kamu lupa akan bait2baitnya… Sahabat adalah 'tangan' Tuhan untuk menjaga kita…
• Ketika tiba saat perpisahan janganlah qita berduka, sebab apa yang paling kita ksihi selama ini mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang daratan.. Perpisahan bukan akhir dari segalanya.. Perpisahan akan membuka lembaran kehidupan persahabatan yang lebih bermakna lagi.
• Mereka yang terpaku pada waktu yang terbatas dan pada kondisi yang mungkin sangat kelam, umumnya hanya akan merasakan kesusahan, keputusasaan. Jagan pernah merasa terhimpit sejengkalpun karena setiap kondisi pasti berubah dan sebaik-baik ibadah adalah menanti kemudahan dengan bersabar dan selalu bersyukur.. Ingat Sang Maha Bijaksana tetap pada sifatNya.. Tetap semangat dan percayalah bahwa Allah akan memberikan kemudahan dan kesuksesan.. Yakinlah if qita pasti bisa. Afwan.. Ma'akumun-najah
[RS]

Wallahu musta'an ilaa aqwamith thaariq...
NB: Salam bagi sahabat yang merasa telah mengirimiku tulisan-tulisan di atas. :-) Jazakumullah khaoiran katsiran...

Kamis, 08 April 2010

An-Nashr ma'a Ash-Shabr

Ada dua sifat mulia
yang karenanya manusia jadi terpuji
ada syukur saat rizki deras mengucur
ada sabar saat hidup penuh luka dan cabar

Siapa yang bisa menikmatinya
Teguh menerjemahkan maknanya
Dalam setiap episod kehidupannya
Maka biarlah Allah mengangkat derajadnya

Tapi tak semudah kata
Terjemahannya sulit dicerna
Akal yang kering takwa
dan hati yang gelap dg karat dosa

Hanyalah ia tercium harumnya
Oleh manusia pilihan Rabbnya
Yang dirindu bidadari surgaNya
Yang bisa mengertikan makna kedua sifat mulia
dalam segala lini kehidupannya

Mari berlari menata laju
Mengatur derap melangkah maju
Dengan ikhlas sebagai menu
dan syukur bersanding sabar sebagai bumbu

Ah, indahnya hidup
Jika dg Tuhannya ikut nurut
yang tak dikuasai nafsu perut
yang menghabiskan kesempatan

Sabtu, 03 April 2010

Istiqomahlah, Sahabat...

Sahabat...
Tiba-tiba teringat semasa
Saat kita masih bersama
Susah senang dalam duka canda
Seakan tak beban di mata

Dan kita pun dipertemukan
Jodoh karena seiman
Dan perjuangan kita sejalan
Menyeru atas islam penuh kemuliaan


Dan kau pun mengajariku arti istiqomah
Dalam dakwah
Dalam menyebarkan risalah
Agar bersemangat saat musibah
Agar syukur saat melimpah
Agar komit walau kanan kiri banyak fitnah
Agar terus berjalan walau kaki berdarah

Kini ku pun mengerti
Jalan para rasul yang penuh onak duri
Tak ada gemerlap di kanan kiri
Hanya jalan mendaki yang tak tahu kapan berhenti

Ya akh...
Istiqomahlah...
Seperti yang kau ajarkan sudah
Untuk hidup penuh izzah