This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 31 Desember 2009

WAHAI PEMUDA, BERJIHADLAH!

Ya, jihad!
Sebuah kata yang membuat bulu kudukku berdiri, menggetarkan jiwa, menaikkan adrenalin, memicu jantung, menggelorakan dada..

Subhanallah, Maha Suci Engkau yang telah mensyara'kan hamba-hambaMu untuk menunaikan kewajiban paling istimewa dan utama ini. Kau mengetahui bahwa untuk meninggikan kalimatMu yang tinggi itu hanya dengan cucuran peluh, tetesan darah. Itu saja.

KalimatMu tak akan tegak hanya dengan seminar-seminar, simposium keagamaan, training-training atau-bahkan-duduk-duduk di kursi goyang.

Wahai para pemuda,
Tumbuhlah kalian dalam desingan peluru, dentuman meriam, raungan mesin pesawat tempur, dan deru suara tank musuh. Hindari keenakan yang akan membuatmu terlena dan hilangnya kepedulian.

Kamis, 17 Desember 2009

KEBERAGAMAN BUKAN PERPECAHAN

Sudah bisa dibilang parah kalau gak mau dibilang akut, penyakit ashobiyah (kesukuan) umat ini. Ternyata kebesaran namanya tak sebongsor inner beauty umatnya. Seperti kata pepatah, "Islam yuhjabu an ummatihi." Arti kasarnya, keindahan Islam tertutupi oleh keburukan penganutnya.
Itulah yang terjadi sekarang. Sesama pemeluk agama tauhid saling hantam, saling cerca dan saling menjatuhkan sesamanya. Tentu ada pihak yang tepuk tangan karena keadaan ini. Siapa lagi, yahudi pasti.

Kalau kita mau merenung sejenak saja dengan duduk di kursi santai bersandingkan kopi dan menghadapkan mata ke padang rumput terbentang, maka kau akan dapatkan jawaban tentang arti persatuan yg wajib dimiliki umat muwwahid ini. Betapa di ekosistem padang rumput itu saling bersimbiosa antar makhluk2 berlainan, sehingga terwujudlah keharmonisan yang indah dan tentunya dapat menangkal serangan musuh.

Namun kita lebih sering menutup mata hati kita sehingga tabiat memandang buruk orang yang bersebrangan paham, akan terus subur di diri kita. Dan antar kelompok yang berpecah dari kesatuan saling bangga atas apa yang ada pada diri mereka. "Kullu hizbin bimaa ladaihim farihuun". Ini terlihat dari sikap saling menjatuhkan kelompok2 itu daripada berusaha untuk mewujudkan persatuan secara nyata.

Hal ini disebabkan kita kehilangan tolok ukur dalam mengumumkan permusuhan. Kita beranggapan bahwa kalo bersimbol, berparti, berpakaian dan standar2 lahiriah lainnya, secara langsung dianggap saudara, sedang selainnya adalah musuh. Kita lupa standar baku mengumumkan persaudaraan dan permusuhan adalah pada tauhid dan Islam. Selama embrio itu masih ada maka dia saudara kita dan diperangi musuh seperti termaktub dalam Albaqarah:120.

Wahai umat tauhid, kembalilah kepada Allah....

Rabu, 02 Desember 2009

WAHAI PEDAKWAH, BERGERAKLAH...

Semua benda di alam ini tak bermanfaat jika tak ada gerakan, sebuah tanda adanya kehidupan. Bergerak adalah suatu indikasi paling mendasar bagi hidup makhluq hidup. Bergerak adalah suatu cara untuk agar terhindar dari ancaman penyakit. Dan bergerak adalah satu-satunya cara agar Al quran terdengar kemerduannya.

Ya, itu semua adalah manfaat dari bergerak. Sebagaimana air, dia harus bergerak agar bermanfaat bagi manusia.

Begitulah ikhwah wa akhowat sekalian. Di pundak kalianlah masa depan Islam ini digantungkan. Bergeraklah wahai tulang-tulang perkasa. Tenaga kita jangan kita siakan di meja makan, di pembaringan, di depan kotak setan. Islam ini masih terlalu luas untuk tidak kita dakwahkan. Artinya: jangan kau mubadzirkan ucapan dan perbuatanmu dengan tidak untuk berdakwah.

Mungkin akibat dari kepasivan kita untuk berdakwah, saudara-saudara kita yang berada di pengungsian korban gempa terpaksa menukar aqidah mereka dengan sekardus mie karena diserang misionaris. Mungkin juga Manokwari menjadi bukti konkret kelambatan kita dalam berdakwah, sehingga dengan mudahnya kota itu menisbatkan diri sebagai kota injil. Wal iyadzu billah..

Wallahu a'lam bish shawwab.